Conten Writer
GP ANSOR

Cegah Stunting, Kecamatan Pagar Gunung Gelar Pelatihan Rumah Desa Sehat

Cegah Stunting, Kecamatan Pagar Gunung Gelar Pelatihan Rumah Desa Sehat

Foto bersama di acara Pelatihan RSD di Kecamatan Pagar Gunung Kabupaten Lahat.-Foto : dok/lahatpos.co-

PAGAR GUNUNG, LAHATPOS.CO – Kecamatan Pagar Gunung Kabupaten Lahat menggelar Pelatihan Rumah Desa Sehat (RDS). Dalam rangka Konvergensi Pencegahan Stunting. Ada 3 desa dalam Kecamatan Pagar Gunung yang menjadi peserta pelatihan ini.


Para narasumber pelatihan RSD di Kecamatan Pagar Gunung Kabupaten Lahat.--

Pelatihan RDS menghadirkan narasumber adalah Camat Pagar Gunung Marles Yuniardi S.Kom., MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lahat Darul Effendi SE MSi, Kabid Kerjasama Desa, Ahmad Firdaus SP MM, Kasi Pemberdayaan Bhika, Tenaga Ahli Safri dan Handoko.

Adapun peserta pelatihan RDS terdiri dari Kader Pembangunan Masyarakat, Kader Posyandu, Kader PKK Desa, Penggiat Kesehatan, Guru PAUD, Bidan Desa yang tergabung dalam Tim RDS. 


Peserta pelatihan RDS Kecamatan Pagar Gunung.--

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lahat Darul Effendi SE MSi, melalui Kabid Kerjasama Desa, Ahmad Firdaus SP MM menyampaikan, bahwa Rumah Desa Sehat (RDS) adalah sekretariat bersama bagi para pegiat pemerdayaan masyarakat dan pelaku pembangunan Desa di bidang kesehatan, yang berfungsi sebagai ruang literasi kesehatan, pusat penyebaran informasi kesehatan dan forum advokasi kebijakan di bidang kesehatan.

RDS dimaksudkan untuk membantu pemerintah Desa dalam pengelolaan sumber daya manusia utamanya di bidang kesehatan. 


Kabid Kerjasama Desa, Ahmad Firdaus SP MM, salah satu narasumber pelatihan RDS Kecamatan Pagar Gunung.--

Adapun tujuan umum dari RDS adalah meningkatkan peran RDS untuk mewujudkan konvergensi layanan kesehatan di desa, utamanya konvergensi pencegahan stunting di desa. 

Sedangkan tujuan khusus dari RDS adalah mencegah stunting, mendayagunakan RDS sebagai sekretariat bersama bagi para penggiat pemberdayaan masyarakat dan pelaku pembangunan di desa khususnya yang bergerak dibidang kesehatan, untuk mempercepat konvergensi pencegahan stunting.

Mendayagunakan RDS sebagai pusat pembelajaran masyarakat untuk mengadvokasi kebijakan pembangunan desa di bidang kesehatan.

Mendayagunakan RDS sebagai wahana pembentukan dan pengembangan kader pembangunan manusia (KPM). 

Khususnya stunting. Ia menjelaskan, stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama.

Stunting diakibatkan oleh banyak factor, seperti ekonomi keluarga, penyakt atau infeksi yang berkali-kali, kondisi lingkungan, masalah non kesehatan.

Sumber: