Camat Merapi Barat Selamat Ibadah Puasa
KEPALA BAPPEDA LAHAT PIALA ADIPURA
GP ANSOR

Produktivitas Stek Kopi Bisa Tembus Diangka 300 Persen

Produktivitas Stek Kopi Bisa Tembus Diangka 300 Persen

Wali Kota Pagar Alam Alpian Maskoni saat melakukan penyetekan Kopi-Wahyu/LAHATPOS.CO-

LAHATPOS.CO, Pagar Alam- Pemerintah Kota Pagar Alam kembali melakukan sosialisasi gerakan satu juta sambung pucuk/stek kopi kepada sejumlah kelompok tani, serta stek perdana di tahun 2023, di Talang Salipayak, Dusun Jokoh, Kelurahan Jokoh, Kecamatan Dempo Tengah, kemarin.

Program sambung pucuk/stek kopi Pemerintah Kota Pagar Alam telah berlangsung selama empat tahun. Program ini berjalan dengan sangat baik dan menunjukkan hasil yang cukup memuaskan.

Terbukti, melalui program tersebut Kota Pagar Alam berhasil meraih piagam dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk sambung pucuk tanaman kopi terbanyak di tahun 2021 dan menjadi salah satu inovasi terbaik di Indonesia dengan mendapat terbaik II tingkat nasional dalam lomba Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) di Tahun 2022.

Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni menyebutkan, sejak tahun 2019 hingga 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam telah membantu sebanyak 196 Kelompok Tani (3094 Petani) melalui program ini.

“Hasilnya, hampir 3 juta batang kopi telah diremajakan dengan luas lahan peremajaan seluas 3232 Ha atau 38,83 persen dari luas perkebunan kopi di Kota Pagar Alam,” ujar Wali Kota.

Ia mengatakan, jika pada tahun 2023 ini, direncanakan terdapat 86 Kelompok Tani dengan 1509 petang dan satu juta batang kopi yang akan diremajakan. Karena jika sambung pucuk/stek kopi ini dilakukan secara serius, maka hasil produktivitas dari kopi tersebut bisa mencapai 300 persen dari hasil produksi sebelumnya.

Ia mengatakan, jika pemerintah berharap melalui program ini, akan dapat memberikan solusi dan meringankan beban petani kopi, sekaligus menumbuhkan minat para petani kopi untuk melakukan peremajaan melalui metode sambung pucuk/stek kopi ini.

“Sehingga para petani dapat meningkatkan hasil produktivitasnya dan memberikan dampak pada peningkatan perekonomian masyarakat Kota Pagar alam secara luas,” ungkapnya.

Sementara, Perwakilan dari Kelompok Tani Harapan Jaya, Jangsah mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Pagar Alam, khususnya Walikota Pagar Alam yang telah mengadakan program Stek kopi ini.

“Kami berharap program ini dapat terus dilaksanakan untuk membantu para petani kopi dalam upaya peremajaan tanaman kopi guna peningkatan hasil produktivitas tanaman kopi di Kota Pagar Alam,” pungkasnya. (why)

Sumber: