Conten Writer
GP ANSOR

Segera Cari Solusi Terkait Tuntutan Masyarakat Desa Sirah Pulau

Segera Cari Solusi Terkait Tuntutan Masyarakat Desa Sirah Pulau

Masyarakat Desa Sirah Pulau yang mayoritas emak emak berkumpul di simpang salah satu perusahaan tambang batu bara.-Foto : dok/lahatpos.co-

MERAPI TIMUR, LAHATPOS.CO – Camat Merapi Timur Edeales Pokal SSTP MM berharap, ada solusi terkait keluhan emak emak Desa Sirah Pulau Kecamatan Merapi Timur, terhadap salah satu perusahaan tambang batu bara.

Camat berharap, antara pihak perusahaan dan pemerintah desa segera melakukan negosiasi. Terkait apa yang menjadi tuntutan masyarakat Sirah Pulau itu.

“Yang terpenting adalah bukan hanya sekedar bantuan yang diberikan kepada masyarakat, akan tetapi pihak perusahaan dapat memberikan solusi untuk mengantisipasi agar tidak terjadi lagi banjir akibat luapan Sungai Nelung,” ungkapnya kepada lahatpos.co, Selasa 13 September 2022.

Diberitakan sebelumnya, Kades Sirah Pulau Hendra Febriansyah didampingi Ketua BPD Sirah Pulau Suharlan, melalui Kadus Sudran menyampaikan, rombongan emak emak dari Desa Sirah Pulau Kecamatan Merapi Timur. Berkumpul di simpang jalan masuk tambang batu bara.

BACA JUGA:Emak emak Desa Sirah Pulau Minta Kompensasi Berbentuk Uang, Bukan Sembako

Emak emak ini, ingin melakukan unjuk rasa. 

Lantaran, dana kompensasi yang diminta kepada salah satu perusahaan batu bara belum kunjung dibayarkan.

Selain itu, emak emak juga, enggan menerima kompensasi dalam bentuk pemberian sembako.

Emak emak hanya ingin kompensasi dalam bentuk uang.

BACA JUGA:Kemenkes RI Pilih Sumsel Tuan Rumah Pencanangan Imunisasi PCV Tingkat Nasional

“Mengapa mereka ingin dalam bentuk uang, karena ada nilai kerugian peralatan rumah tangga yang rusak,” ujarnya, kepada lahatpos.co, Selasa 13 September 2022.

Lebih jauh Sudran menjelaskan, aktivitas salah satu perusahaan batu bara, diduga menyebabkan Sungai Nelung mengalami penyempitan. Sehingga sungai tidak mampu menampung air. 

Setiap hujan turun, air Sungai Nelung meluap, sampai ke pemukiman rumah warga di sekitar sungai.

Kemudian terjadi banjir di pemukiman warga Sirah Pulau.

Sumber: