Sri Meliyana Sosialisasikan MBG dengan Prioritas Gizi dan Keluarga
Sri Meliyana Sosialisasikan MBG dengan Prioritas Gizi dan Keluarga-Reri Alfian -Reri Alfian
Lahatpos.co - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Anggota Komisi IX DPR RI, Ir. Sri Meliyana melakukan Sosialisasi Dalam Rangka Mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI yang dilakukan dari tanggal 2-12 Februari. Bertempat Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat, Kamis (05/02).
Sosialisasi ini di hadiri oleh Kepala BGN RI, Dr. Ir. Dadan Hidayana yang diwakili oleh, Rahma Dewi Auliyasari, S.Tr, Kes dan seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Ir. Sri Meliyana menegaskan bahwa pembangunan bangsa berawal dari keluarga. Menurutnya, keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang kuat, dan pada akhirnya membentuk bangsa yang kokoh.
BACA JUGA:Diduga Rem Blong, Bus Manna-Palembang Terbalik di Lahat, Dua Orang Luka Berat
Karena itu, pembangunan keluarga menjadi bagian penting dari pembangunan nasional, termasuk melalui pemenuhan gizi yang baik.
“Perhatian terhadap gizi menjadi sangat penting. Program makan bergizi diharapkan tidak hanya menyasar anak sekolah, tetapi ke depan dapat menjangkau kelompok masyarakat lain, termasuk lansia. Namun kualitas pelayanan dan makanan harus benar-benar dijaga,” ujarnya.
Ir. Sri juga menjelaskan bahwa saat ini dirinya bertugas di Komisi IX DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, BPOM, serta Badan Gizi Nasional.
Ia menegaskan bahwa tugas Komisi IX bukan hanya melakukan sosialisasi, tetapi juga memastikan program pemerintah berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
BACA JUGA:Pemkab PALI Gelontorkan 10 Ton Beras di GPM: Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat untuk semakin cerdas dalam memilih makanan dan minuman dengan memperhatikan label kemasan, izin edar, serta tanggal kedaluwarsa. Edukasi ini dinilai penting untuk menjaga kesehatan keluarga sekaligus mendukung keberhasilan program MBG.
Program MBG yang dijalankan Badan Gizi Nasional, lanjutnya, merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa.
Ia berharap keberadaan dapur SPPG di suatu wilayah dapat melibatkan masyarakat setempat sebagai pemasok bahan pangan, sehingga selain meningkatkan kualitas gizi anak-anak, program ini juga mampu menggerakkan perekonomian lokal.
Ir. Sri Meliyana juga membuka ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan dan aspirasi secara konstruktif.***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


