Inilah Data Korban Kecelakaan Pembangunan Fly Over Bantaian Gunung Megang Muara Enim

Inilah Data Korban Kecelakaan Pembangunan Fly Over Bantaian Gunung Megang Muara Enim

Inilah Data Korban Kecelakaan Pembangunan Fly Over Bantaian Gunung Megang Muara Enim.-Foto: dok/lahatpos.co-

"Pukul 09.30 WIB dilakukan proses erection lifting girder dari posisi nomor 2 ke posisi nomor 1 di ujung arah Muara Enim," bebernya. 

Namun, ada miskomunikasi sehingga dari tim launcher terlalu cepat mengangkat sehingga terjadi ketidak seimbangan. 

"Jadi ada yang diangkat lebih dulu sehingga tidak stabil di konstruksi launcher sehingga terguling ke kanan," ungkapnya. 

Menurutnya, kalau terkait getaran yang terjadi karena ada kereta yang melintas itu tidak terlalu berpengaruh. 

"Rencananya hari ini (Kamis) akan dilakukan pemasangan 3 balok grider.  Namun karena launchernya rusak maka harus diperbaiki dulu atau didatangkan lagi, karena alat itu untuk mengangkut grider," bebernya. 

Menurutnya, setidaknya membutuhkan waktu sekitar satu bulan dan untuk membuat lagi grider yang rusak. 

"Kalau mengganggu proses sudah jelas, tapi diusahakan selesai tepat pada waktunya, itu sekitar bulan Juni tahun ini," ulasnya. 

Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra SH SIK MM mengatakan bahwa para korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. 

"Ini adalah insiden kecelakaan kerja dimana ada kereta api dari arah Prabumulih menuju ke Muara Enim yang tertimpa grider proyek pembangunan fly over," tukasnya. 

Pihaknya berkoordinasi dengan PT KAI untuk evakuasi kereta karena menutup akses jalan umum namun sudah bisa dilintasi karena gerbongnya ditarik. 

"Untuk korban itu berasal dari pekerja proyek dan PT KAI," pungkasnya.

Akibat kejadian ini perjalanan KA Bukit Serelo (S10) batal, PT KAI kembalikan 100 persen tiket calon penumpang. 

Refund tiket 100% diluar bea pesan di loket stasiun online maksimal 7x24 jam dari tanggal dan jam yang tertera pada tiket. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

Calon penumpang terima informasi pembatalan perjalanan kereta api, imbas adanya gangguan operasional di Gunung Megang Kabupaten Muara Enim, Sumsel.

Salah satunya perjalanan KA Bukit Serelo (S10) tanggal 8 Maret 2024 resmi dibatalkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: