Inilah Alasan Hutama Karya Hapus Isi Saldo Uang Elektronik Secara Tunai di Gerbang Jalan Tol

Inilah alasan Hutama Karya hapus isi saldo uang elektronik secara tunai di Gerbang Tol. -Foto: dok/lahatpos.co-
Bahan bakar minyak (BBM) jenis Perlite harga Rp10.000 perliter. Mengisi sebanyak Rp400 ribu untuk sekali perjalanan Lahat ke Palembang.
Kemudian, melintasi jalan tol Prabumulih-Palembang harus mengeluarkan tarif tol.
Saat ini tarif tol Prabumulih-Palembang sudah diberlakukan bayar sebesar Rp104.500 sekali melintas.
Jadi totalnya sudah Rp500.000 an sekali perjalanan saja.
Jika pulang pergi, dari Palembang ke Lahat melintasi jalan tol Palembang-Prabumulih, maka uang yang harus dikeluarkan sebesar Rp1.000.000.
Uang Rp1.000.000 habis di perjalanan saja.
Belum lagi uang makan, rokok, dan persiapan selama dalam perjalanan.
Jadi jika ingin berpergian naik kendaraan pribadi dengan menggunakan jalan tol, harus mikir terlebih dahulu.
Meski demikian, keberadaan jalan tol Prabumulih-Palembang sangat besar manfaatnya.
Salah satunya, jalan tol Prabumulih-Palembang memangkas waktu perjalanan.
Jika lewat jalan nasional, jarak Prabumulih-Palembang tembus 4-5 jam.
Namun jika melintasi jalan tol Prabumulih-Palembang hanya 45 menit saja.
Pemerintah terus akan melanjutkan pembangunan jalan tol Trans Sumatera.
Bahkan, jalan tol Prabumulih-Muara Enim walaupun belum dibangun, tapi sudah diketahui panjangnya.
Panjang jalal tol Prabumulih-Muara Enim sudah bisa diketahui. Dari pintu tol Prabumulih menuju Muara Enim mencapai 54,60 Km.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: