Ketahanan Pangan Kecamatan Merapi Barat Sudah Berjalan

Selasa 25-10-2022,17:57 WIB
Reporter : Purwanto
Editor : Dian

LAHATPOS.CO, Merapi Barat - Ketahanan Pangan di wilayah Kecamatan Merapi Barat sebagian besar sudah berjalan. Hal ini terungkap dari hasil monitoring tim Kecamatan Merapi Barat ke desa desa dalam monitoring penggunaan Dana Desa tahap dua tahun 2022.


Tim Kecamatan Merapi Barat melakukan monev di Desa Payo.-Foto : Purwanto/lahatpos.co-

Monitoring  kali ini diawali di Desa Sukamarga yaitu, monitoring berkas berkas administrasi, kegiatan posyandu, insentif guru ngaji, serta kelengkapan administrasi lainnya. 

“Kemudian, persiapan untuk realisasi ketahanan pangan dari Dana Desa  yang 20 persen,” terang Camat Merapi Barat yang wakili Kasi Ekobang Anton Akbar SE MM kepada lahatpos.co, Selasa 25 Oktober 2022.

Anton menambahkan, monitoring dilanjutkan ke Desa Payo dengan monitoring penggunaan Dana Desa tahap dua yang kali ini masih terfokus mengoreksi kelengkapan administrasi penggunaan Dana Desa. 

BACA JUGA:Kemenag RI Sebut Ibadah Haji 2023 Tak Perlu Vaksin Covid-19 dan Pembatasan Usia

Adapun untuk ketahanan pangan nabati di Desa Payo sudah berjalan 70 persen. Hal ini sesuai dengan hasil Monev tim kecamatan yang kali ini Desa Payo melaksanakan ketahanan pangan yaitu, penanaman padi  dan jagung manis, serta kangkung.

Monev dilanjutkan ke Desa Karang Endah yaitu, monev ketahanan pangan serta monev administrasi penggunaan anggaran Dana Desa. 

Adapun ketahanan pangan di Desa Karang Endah yaitu, dilakukan penanaman kangkung, kacang tanah, jagung, timun, kacang panjang, sawi, tomat, cabe setan,” terangnya.

Dan untuk ketahanan pangan nabati sudah berjalan 55 persen.

BACA JUGA:Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad Jadi Pembina Apel Hari Santri

Sedangkan untuk ketahanan pangan hewani di Desa Karang Endah diwujudkan dengan ternak lele terpal yang sudah berjalan 100 persen, dan sudah berjalan sekitar dua bulan ini.

Sementara itu Camat Merapi Barat Sumarno SE MSi didampingi Sekcam Dahrifagustian SP MM mengatakan, dalam pembangunan fisik dan dan non fisik merupakan kewenangan kami tim kecamatan yang akan mengecek, apakah sesuai RAB atau tidak.

Jika ada kendala akan dibantu, dan akan tetap  dimonitoring yang jelas bukan cari  cari kesalahan namun untuk diperbaiki bersama.

Bahkan di monitoring saja masih ada yang salah apalagi tidak dimonitor, jangan seperti di tempat lain ada kegiatan desa yang tidak sesuai rencana. 

Kategori :