
Rita, sepupu almarhum, menuturkan Abdul Halim memang sudah tinggal sendirian di rumah tersebut. Sejak bercerai dengan istrinya.
BACA JUGA:Pohon Tumbang Mengenai Listrik Kembali Terjadi, di Tanjung Sirih Pulau Pinang
BACA JUGA:Penyanyi Anji Sukses Hibur Masyarakat Kota Pagar Alam
Sepupunya itu, kata Rita, adalah aparatur sipil negara (ASN) di pemerintahan Kota Lubuklinggau.
Korban memiliki tiga anak, dua perempuan tinggal bersama ibunya, sementara anak laki-lakinya masih kuliah di Unsri Palembang.
"Sebelumnya pernah dinas di BNN Kota Lubuklinggau, kemudian di Dinas Sosial, dan terakhir atau sekarang ini dinas di DPMPTSP Kota Lubuklinggu," kata Rita, saat mengurus jenazah Abdul Halim di Kamar Jenazah, RSUD Dr Sobirin, Minggu 11 September 2022.
Rita mengatakan, ia pertama kali dihubungi kerabatnya, bahwa Abdul Halim ditemukan meninggal. Kemudian ia lansung ke rumah almarhum.
BACA JUGA:Video Seseorang Berjalan Diatas Air Viral di Media Sosial
BACA JUGA:Pertanda Partai Demokrat Prabumulih Menang di Pemilu 2024
"Diduga kakak kami ini meninggal terjatuh di kamar mandi," katanya.
Dia mengatakan, sepupunya itu memang memiliki riwayat penyakit, seperti darah tinggi, jantung dan asam urat.
"Diduga meninggal Kamis 8 September 2022 malam. Sebab kata tetangga disitu ketemu terakhir Kamis sore," kata warga Grand Residen, Lubuklinggau Barat I ini.
Selain itu, lanjutnya pada Kamis 8 Juni tersebut, sepupunya itu pernah chat ke anaknya. "Itu chat terakhirnya. Mungkin malamnya dia meninggal," ceritanya.
BACA JUGA:Harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik di PTM Square Lahat
Diceritakan saudara iparnya, Muhammad Yusuf, almarhum diduga meninggal dunia karena sakit.
"Dia memang ada riwayat sakit darah tinggi," jelasnya saat ditemui di kamar mayat RS dr Sobirin Lubuklinggau.