Makanan-makanan tersebut merupakan daya tarik bagi wisatawan lokal sehingga ekonomi kreatif masyarakat terus berkembang.
Kearifan lokal mendukung praktik bisnis di masyarakat untuk menciptakan ekonomi kreatif berkelanjutan.
“SDM sangat menentukan dalam pengembangan makanan tradisional dan mesti harus mengerti tentang makanan khas tradisional tersebut,” jelasnya.
Usaha pengenalan kembali makanan tradisional sampai praktik pembuatan dan gelar karya siswa yang dilakukan SMA Santo Yosef sangat tepat, untuk menyiapkan siswa menjadi pelestari makanan tradisional Kabupaten Lahat mendatang. (Amir/rls)