11 Puskesmas di Lahat Siaga 24 Jam Layani Warga Terdampak ISPA

11 Puskesmas di Lahat Siaga 24 Jam Layani Warga Terdampak ISPA

11 Puskesmas di Lahat Siaga 24 Jam Layani Warga Terdampak ISPA-RERI ALFIAN-RERI ALFIAN

Lahat Pos, Lahat - Ancaman infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi perhatian serius.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, bahkan menginstruksikan, puskesmas membuka pelayanan selama 24 jam untuk mengantisipasi peningkatan kasus ISPA akibat karhutla.

Menurut Deru, penanganan dampak karhutla tidak hanya jadi tanggung jawab pemerintah dan satuan tugas, tapi juga membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Berdasarkan hasil investigasi, sebagian besar kejadian karhutla disebabkan oleh faktor manusia, sementara dampaknya juga kembali dirasakan oleh manusia.

Karena itu, seluruh masyarakat Sumsel harus ambil peran sesuai dengan kapasitas masing-masing. Mulai dari upaya promotif dan preventif hingga penanganan terhadap dampak yang ditimbulkan akibat karhutla.

BACA JUGA:Viral di TikTok, Sound Shopee 9.9 x Naykilla & Tenxi Dipakai Ribuan Video

Menanggapi arahan itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, dr Desima Rony Asi Simanjuntak MKM mengatakan saat ini di Kabupaten Lahat sudah ada 11 puskesmas rawat inap yang buka pelayanan 24 jam.

Diantaranya berada di Kecamatan Merapi Barat, Merapi Selatan, Mulak Ulu, Jarai, SP2 Bumi Lampung, Desa Saung Naga Kikim Barat, Desa Pagar Jati Kikim Selatan, Desa Banjarsari Kecamatan Merapi Timur dan di Kecamatan Tanjung Sakti.

"Kita sudah siap berikan pelayanan ISPA ke masyarakat, yang diinstruksikan Gubernur Sumsel Herman Deru. Beragam obat dan fasilitas lainnya juga sudah disiapkan untuk pelayanan ISPA," kata dr Desima, Selasa (1/9/2026).

Selain menyiapkan layanan pengobatan, Dinkes Lahat juga memperkuat langkah pencegahan.

BACA JUGA:Waduh! Kabinet Bupati Lahat Disorot, Mahendra: OPD yang Tak Becus Siap-Siap Diganti

Petugas puskesmas terus berikan promosi kesehatan berupa ajakan untuk tidak membakar sampah di lingkungan.

"Setiap hari, imbauan larangan membakar sampah juga terus kita sampaikan ke masyarakat yang berkunjung ke puskesmas. Selain itu, kita juga mengimbau masyarakat agar memakai masker ketika beraktivitas di luar ruangan," sampainya.***

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: