Luar Biasa! Perang Melawan Narkoba di Empat Lawang Libatkan Ibu-Ibu hingga Tingkat Desa

Luar Biasa! Perang Melawan Narkoba di Empat Lawang Libatkan Ibu-Ibu hingga Tingkat Desa

Luar Biasa! Perang Melawan Narkoba di Empat Lawang Libatkan Ibu-Ibu hingga Tingkat Desa-RERI ALFIAN-RERI ALFIAN

Lahatpos.co - Pemerintah Kabupaten Empat Lawang mengubah strategi dalam memerangi peredaran narkotika. Jika selama ini pemberantasan lebih banyak mengandalkan penegakan hukum, kini upaya pencegahan diperkuat melalui ketahanan keluarga dengan melibatkan jejaring ibu-ibu hingga tingkat desa.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Empat Lawang bersama Bunda PAUD, Bunda Literasi, dan Bunda Posyandu, yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026.

Dalam kesempatan itu, BNNK Empat Lawang juga meluncurkan program ANANDA BERSINAR (Anak Bersih Narkoba) sebagai gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika sejak usia dini melalui keluarga dan lingkungan pendidikan.

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menegaskan, perang melawan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Menurutnya, keluarga harus menjadi benteng pertama untuk melindungi anak-anak dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

BACA JUGA:Aksi Pencurian di Gang Pelita Lahat Digagalkan, Dua Terduga Pelaku Diamankan Warga dan Polisi

"Penanggulangan narkoba harus dimulai dari lingkungan keluarga. Pemerintah daerah siap memperkuat kolaborasi lintas sektor dan memberikan dukungan sesuai kemampuan keuangan daerah agar upaya pemberantasan narkoba dapat berjalan hingga ke akar-akarnya," kata Joncik.

Ia mengapresiasi inovasi BNNK Empat Lawang yang melibatkan TP-PKK, Bunda PAUD, Bunda Literasi, dan Bunda Posyandu dalam program pencegahan. Menurutnya, kelompok tersebut memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan anak-anak dan keluarga di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala BNNK Empat Lawang Andi Kurniawan mengatakan Program Ananda Bersinar dirancang untuk memperkuat edukasi bahaya narkotika berbasis keluarga dan pendidikan anak usia dini.

Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan mampu mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkoba yang selama ini menyasar kelompok rentan, khususnya anak-anak dan remaja.

BACA JUGA:Bongkar Peran Intelijen Kejari Lahat, Pencegahan Korupsi Dimulai Sebelum Kasus Muncul

"Sinergi seluruh unsur pemerintah, TP-PKK, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga Tim Terpadu P4GN menjadi kunci dalam memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba yang dimulai dari lingkungan keluarga," ujar Andi.***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait