Penyuluh Perikanan dan Dinas Perikanan Lahat Bak Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Ini Pesan Fitrizal Homizi!

Penyuluh Perikanan dan Dinas Perikanan Lahat Bak Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Ini Pesan Fitrizal Homizi!

Penyuluh Perikanan dan Dinas Perikanan Lahat Bak Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Ini Pesan Fitrizal Homizi!-RERI ALFIAN-RERI ALFIAN

Lahatpos.co – Kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Lahat Daerah Pemilihan (Dapil) I yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Lahat, Fitrizal Homizi, S.T., M.Si., M.M., membuka fakta terkait belum optimalnya sinergi antara Penyuluh Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Dinas Perikanan Kabupaten Lahat dalam mendukung program ketahanan pangan.

Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Lahat, Eva Hendrayani, S.Pi., mengungkapkan bahwa selama kurang lebih satu tahun terakhir pihaknya telah berupaya membangun kolaborasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Lahat untuk mendukung pelaksanaan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya di sektor ketahanan pangan perikanan. Namun, upaya tersebut dinilai belum mendapat respons yang positif.

"Kurang lebih satu tahun ini kami selalu mengajak Dinas Perikanan Kabupaten Lahat untuk berkolaborasi dan bersinergi menyukseskan program Asta Cita Presiden RI, khususnya di sektor ketahanan pangan perikanan. Namun, ajakan tersebut belum mendapat sambutan yang baik," ujar Eva kepada awak media Lahat Pos, Kamis (30/7).

Menurut Eva, berbagai langkah koordinasi telah dilakukan guna menyelaraskan program pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Bahkan, sejumlah terobosan telah diajukan sebagai solusi di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, usulan tersebut belum memperoleh tindak lanjut dari dinas terkait.

BACA JUGA:Kapolda Sumsel Hadiri Apel Ikrar Bersama dan Peresmian Tata Kelola Sumur Minyak Masyarakat di Lahat

Padahal, lanjut Eva, Bupati dan Wakil Bupati Lahat juga memiliki program yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan, termasuk di sektor perikanan.

"Salah satu terobosan yang kami ajukan adalah pengelolaan sampah organik, seperti sisa sayuran yang sudah tidak layak konsumsi, untuk diolah menjadi bahan baku pakan ikan dan ternak. Namun, karena belum ada respons, akhirnya kami bekerja sama dengan kelompok perikanan Ganya Fish Farm," jelasnya.

Meski dijalankan dengan keterbatasan dana, sarana, dan prasarana, program tersebut disebut mampu berjalan dengan baik. Saat ini, kelompok tersebut telah mampu memproduksi sekitar 30 kilogram pakan ikan dan ternak setiap hari sekaligus membuka peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Lahat, Fitrizal Homizi, S.T., M.Si., M.M., disampingi Anggota DPRD, Hj. Sumiati, S. PD, berharap Pemerintah Kabupaten Lahat dapat mendorong Dinas Perikanan untuk membangun sinergi yang lebih baik dengan para Penyuluh Perikanan KKP.

BACA JUGA:Ciptakan Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan PAD, Ketua DPRD Lahat Dukung Peresmian Tata Kelola Sumur Minyak

"Ketujuh penyuluh perikanan ini merupakan tenaga yang kompeten di bidangnya. Mereka dapat membantu memberikan edukasi, pendampingan pembenihan, hingga berbagai aspek teknis lainnya. Sangat disayangkan jika potensi ini tidak dimanfaatkan," kata Fitrizal.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan penyuluh perikanan akan memberikan dampak positif dalam mendukung keberhasilan program Asta Cita Presiden RI sekaligus mewujudkan visi dan misi Bupati Kabupaten Lahat, yakni menata kota dan membangun desa.

"Kami dari DPRD Kabupaten Lahat meminta Dinas Perikanan Kabupaten Lahat untuk dapat bersinergi lebih baik lagi dengan Penyuluh Perikanan demi kemajuan sektor perikanan dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada respon sama sekali dari pihak terkait.***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait