Ahmad Akbar Ajak Remaja Isi Ramadhan dengan Kegiatan Positif

Minggu 08-03-2026,21:31 WIB
Reporter : Reri
Editor : Reri

Lahatpos.co – Anggota DPRD Kota Pagar Alam dari Partai PDI Perjuangan, Ahmad Akbar mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, untuk menjauhi berbagai aktivitas negatif yang kerap muncul selama bulan suci Ramadhan, seperti tawuran dan balap liar.

Menurutnya, Ramadhan merupakan momentum istimewa untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak kegiatan positif, bukan justru diisi dengan aktivitas yang berisiko serta merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami menghimbau khususnya kepada kalangan muda yang biasanya energinya berlebih agar bisa meminimalisir kegiatan-kegiatan negatif seperti tawuran maupun balap liar. Alangkah baiknya diganti dengan kegiatan yang lebih positif,” ujarnya.

Ia menambahkan, banyak kegiatan bermanfaat yang dapat dilakukan selama Ramadhan. Mulai dari tadarus Al-Qur’an, membantu orang tua di rumah, hingga mengikuti kegiatan sosial yang dapat meningkatkan nilai spiritual dan mempererat kebersamaan.

BACA JUGA:Kalapas Lahat Bersama Warga Binaan Laksanakan Sholat Tarawih dan Tadarus Berjamaah

“Di bulan yang suci ini, sebaiknya kita melakukan hal-hal yang bisa menambah pahala, bukan justru menimbulkan risiko dan dampak negatif,” katanya.

Terkait pengawasan, Ahmad Akbar menilai langkah preventif yang dilakukan aparat penegak hukum selama ini sudah berjalan dengan baik. Pendekatan persuasif serta imbauan kepada masyarakat dinilai efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadhan.

“Pendekatan preventif dan himbauan yang dilakukan teman-teman penegak hukum sudah cukup baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa balap liar tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

BACA JUGA:Kolaborasi Dapur MBG dan Damkar Gelar Latihan Penanggulangan Kebakaran di SPPG Tugu Utara 6

“Balap liar ini berkaitan langsung dengan risiko kecelakaan dan keamanan. Karena itu, perlu kesadaran bersama untuk menekan aktivitas tersebut,” pungkasnya.***

Kategori :