Lahatpos.co – Tren smartphone di segmen harga terjangkau kembali menunjukkan persaingan yang ketat pada tahun 2026. Berdasarkan data penjualan dan preferensi konsumen, Vivo berhasil merajai pasar HP murah dengan dominasi kuat di berbagai kelas harga, sekaligus memperkokoh posisinya sebagai salah satu merek favorit di kalangan pengguna smartphone Indonesia.
Vivo menempati posisi teratas dalam daftar merek HP murah paling laris sepanjang tahun 2026, berkat kombinasi kualitas produk, dukungan teknologi modern, serta strategi harga kompetitif yang berhasil menarik minat pembeli dari berbagai segmen. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa konsumen kini semakin mengutamakan keseimbangan antara spesifikasi, performa, dan harga yang ramah di kantong.
Salah satu faktor kunci yang membuat Vivo unggul adalah keberhasilan produk-produknya dalam menghadirkan fitur-fitur unggulan—seperti kamera berkualitas, baterai tahan lama, serta desain menarik—yang sebelumnya biasanya hanya ditemukan pada ponsel kelas menengah atau flagship.
Tidak hanya Vivo, Huawei juga mencatatkan prestasi signifikan di segmen HP murah. Merek asal China ini berhasil menembus 5 besar merek HP murah terbaik 2026, menunjukkan pertumbuhan positif dalam pangsa pasar smartphone Indonesia. Keberhasilan Huawei terlihat dari respons konsumen terhadap seri-seri terbaru yang menawarkan performa baik, daya tahan baterai memadai, serta harga yang kompetitif di kelasnya.
BACA JUGA:Honor X6d, HP 5G Murah dengan Baterai Awet Resmi Meluncur
Analisis pasar smartphone murah menunjukkan bahwa persaingan tidak hanya didominasi oleh satu pihak saja, namun juga ditunjang oleh berbagai merek yang mampu menghadirkan produk dengan keunggulan masing-masing. Konsumen pun memiliki semakin banyak pilihan dengan rentang harga yang variatif sesuai kebutuhan mereka.
Para ahli industri teknologi menyebutkan bahwa dominasi Vivo di segmen HP murah dan laju pertumbuhan Huawei merupakan cerminan dari perubahan tren konsumen, yang kini lebih selektif dalam memilih smartphone terjangkau tanpa mengorbankan kualitas. Hal ini sekaligus membuka ruang kompetisi yang sehat antar merek di pasar Indonesia.
Dengan perkembangan ini, diperkirakan persaingan di segmen HP murah akan semakin menarik sepanjang tahun 2026, terutama karena konsumen kini menuntut fitur yang lebih baik, konektivitas terbaru, serta pengalaman penggunaan yang semakin optimal meskipun pada perangkat entry-level.***