Salah satu pihak restoran di Kecamatan Lahat yang enggan namanya disebutkan, An mengaku bahwa alat tapping box dari Bank Sumsel memang mati.
Bukan tanpa alasan, karena alat ini sudah rusak.
"Rusak mas, hidup mati hidup mati alatnya. Alatnya memang tak layak," ujarnya.
Pihak managemen Bank Sumsel Kuyung mengaku mendapatkan kabar dari Bapenda, bahwa ada tapping box yang sengaja dimatikan.
Mengenai kendala dan lainnya pihaknya tidak tau pasti.
"Coba konfirmasi ke bagian DJP Bank Sumsel saja ya mas, takut salah," ujarnya via seluler.*