PALEMBANG - Gubernur Sumsel H Herman Deru mengapresiasi peran para Kyai, habaib dan para ulama yang terus mendorong program keagamaan yang telah digagasnya. Salah satunya yakni dengan berkontribusi dalam mendirikan rumah tahfidz dan pengembangan pondok pesantren untuk pendidikan anak. Seperti yang dilakukan yayasan Ponpes Assa\'adatud Daroien Palembang. Dimana ponpes tersebut kembali melakukan pengembangan. “Kita bangga dengan berdirinya banyak pondok pesantren di Sumsel ini. Ini dapat mempercepat upaya Sumsel untuk menjadi daerah religius,\" kata Herman Deru ketika melakukan peletakan batu pertama di pesantren tersebut, Selasa (29/3). Dia menyebut, pemerintah sendiri tentu akan memfasilitasi kebutuhan dalam pembangunan dan pengembangan pesantren maupun rumah tahfidz tersebut. Kendati begitu, lanjutnya, perkembangan pusat pendidikan keagamaan tersebut dijaga dengan baik. \"Jangan sampai kita disusupi orang-orang dengan aliran tertentu yang hanya merusak paham kita,\" imbuhnya. Upaya untuk menjadikan Sumsel religius merupakan gagasan Gubernur Herman Deru sejak awal kepemimpinannya. Salah satunya melalui program satu desa satu rumah tahfidz. Upaya itupun mendapat dukungan sejumlah pihak. Dimana saat ini rumah tahfidz di Sumsel tercatat sudah lebih dari 3500 yang tersebar di sejumlah desa maupun kelurahan. Sementara itu, Pimpinan Ponpes Assa\'adatud Daroien Ustad Sa\'ad Muhammad Baraja mengatakan, pengembangan ponpes tersebut merupakan langkah untuk mendorong pemberian pembekalan ilmu kepada anak. \"Disini merupakan pengembangan dari ponpes Assa\'adatud Daroien yang sebelumnya memang telah berdiri,\" katanya. Dia mengungkapkan, saat ini kesadaran masyarakat untuk belajar ilmu agama sudah sangat tinggi. \"Minat masyarakat terhadap pesantren ini sangat baik, sebab itu kita berupaya mengembangkan dan melengkapi fasilitasnya,\" tuturnya. Dia juga mengapresiasi Gubernur Herman Deru yang terus komitmen mendorong kemajuan ponpes di Sumsel. \"Pak Gubernur terus peduli terhadap kemajuan pesantren. Kami sangat ucapkan terima kasih,\" pungkasnya. Turut hadir, Mudir Ponpes Rubathul Al Mahibbieen Abuya Umar Abdul Aziz bin Syahab, Anggota DPRD Sumsel Alferenzi Panggarbesi, Camat Kalidoni Rama Cahaya Putra, dan sejumlah Kepala OPD di Sumsel. (*)
Herman Deru Optimis Sumsel Akan Cepat Menjadi Daerah Religius
Selasa 29-03-2022,21:36 WIB
Reporter : lapos
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,08:50 WIB
Gunung Bismo Dieng, Menyimpan Kisah Sejarah, Legenda Mistis, dan Keindahan Alam yang Memikat Pendaki
Rabu 04-11-2026,09:12 WIB
Sejarah Candi Losari, Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang Terkubur Abu Letusan Gunung Merapi
Rabu 04-11-2026,09:36 WIB
Gunung Andong: Menelusuri Asal-Usul Nama dan Misteri Jembatan yang Dikenal Angker
Rabu 04-11-2026,08:44 WIB
Sejarah Gunung Kerinci, Gunung Tertinggi di Sumatra dengan Pesona Alam dan Kisah Letusan Vulkanik
Rabu 04-11-2026,09:30 WIB
Gunung Telomoyo, Menelusuri Sejarah Vulkanik dan Keindahan Negeri di Atas Awan!
Terkini
Rabu 04-11-2026,09:43 WIB
Berawal dari Toko Pulsa, Pria Ini Sukses Kembangkan 10 Jaringan AgenBRILink di Lahat
Rabu 04-11-2026,09:36 WIB
Gunung Andong: Menelusuri Asal-Usul Nama dan Misteri Jembatan yang Dikenal Angker
Rabu 04-11-2026,09:32 WIB
Wisata Palembang Makin Menarik, Ini Destinasi Ikonik yang Wajib Dikunjungi Selain Jembatan Ampera!
Rabu 04-11-2026,09:30 WIB
Gunung Telomoyo, Menelusuri Sejarah Vulkanik dan Keindahan Negeri di Atas Awan!
Rabu 04-11-2026,09:24 WIB