ASI Eksklusif Jadi Bagian Penting Pencegahan Stunting Sejak Dini

ASI Eksklusif Jadi Bagian Penting Pencegahan Stunting Sejak Dini

ASI Eksklusif Jadi Bagian Penting Pencegahan Stunting Sejak Dini-RERI ALFIAN-RERI ALFIAN

Lahat Pos, Jarai Area — Pemenuhan gizi optimal pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi salah satu fokus dalam upaya pencegahan stunting di tingkat desa. Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi dinilai menjadi bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi sejak dini.

Kepala UPTD Puskesmas Jarai, dr. Hj. Icah Paramitri, M.Kes., mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memastikan bayi mendapatkan ASI eksklusif secara penuh selama enam bulan pertama tanpa tambahan makanan maupun minuman lain.

Menurut dr. Icah, ASI memiliki kandungan nutrisi yang secara alami sesuai dengan kebutuhan bayi. Kandungan tersebut meliputi antibodi, protein, lemak, hingga vitamin yang dapat dicerna dengan baik oleh sistem pencernaan bayi yang baru lahir.

“ASI mengandung komposisi nutrisi yang dirancang secara alami untuk memenuhi kebutuhan bayi, mulai dari antibodi, protein, lemak, hingga vitamin yang mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi baru lahir,” ujar dr. Hj. Icah, Rabu (23/09).

BACA JUGA:Balap Liar Bukan Gaya, Tapi Bahaya, Polisi Imbau Generasi Muda Utamakan Keselamatan

Ia menjelaskan, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama merupakan bagian penting dalam mendukung proses tumbuh kembang bayi. Selain sebagai sumber nutrisi, ASI juga memiliki kandungan zat kekebalan tubuh yang berperan dalam membantu melindungi bayi dari risiko infeksi.

“ASI eksklusif itu diciptakan khusus untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang bayi di enam bulan pertama. Kandungan zat kekebalan tubuh di dalamnya sangat vital untuk melindungi bayi dari risiko infeksi dan pencegahan stunting sejak dini,” jelasnya.

dr. Icah menambahkan, perhatian terhadap pemenuhan gizi pada masa 1.000 HPK perlu terus ditingkatkan. Periode tersebut merupakan masa penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga keluarga perlu memastikan kebutuhan gizi bayi terpenuhi dengan baik.

Melalui edukasi dan pendampingan kepada masyarakat, UPTD Puskesmas Jarai terus mendorong kesadaran keluarga mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif sebagai salah satu langkah mendukung tumbuh kembang bayi dan upaya pencegahan stunting sejak awal kehidupan.***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: