Muhammad Yusuf, Sosok Penting Dibalik Kesuksesan Bupati Lahat Bursah Zarnubi
Bupati Lahat Bursah Zarnubi memberikan suapan kue di acara ulang tahunnya kepada Muhammad Yusuf.-foto: dok Yusuf-
Lahat, lahatpos.co - Kalau kita bertandang ke rumah dinas Bupati Lahat, kita akan melihat sosok pria sederhana memakai kopiah putih, pandangan tajam, dan wajah mirip orang “Arab”, yang biasa duduk di sekitar rumah dinas Bupati.
Pria tersebut bernama Muhammad Yusuf. Ia menjadi sosok penting di belakang Bupati Lahat Bursah Zarnubi. Yusuf bekerja sebagai staf medis terapi Bupati Lahat Bursah Zarnubi.
Yusuf, begitu ia dipanggil mengungkapkan, selalu standby di rumah dinas Bupati Lahat. Terutama saat Bupati sedang berada di Lahat.
Yusuflah yang membantu mengurut tubuh Bupati Lahat Bursah Zarnubi. Perjalanan Bupati bolak balik dari Jakarta-Lahat terkadang badan terasa capek dan letih. Adanya Yusuf, menjadikan tubuh Bupati kembali segar dan bugar dalam menjalankan tugas negara.
Yusuf menceritakan, awalnya kegiatan sehari harinya sebagai buruh harian lepas di Kota Lahat. Namun, siapa sangka, Yusuf juga memiliki keterampilan mengobati keselo, kerik anginan, pegal pegal kecapean, dan repleksi membawa berkah dalam hidupnya.
Sejak tahun 2013, sudah banyak “pasien” berurut kepadanya. Alhasil, para pasien menyatakan puas terhadap urutan Yusuf.
Nama Yusuf mulai tenar di Kota Lahat berkat bantuan pasien yang menyampaikan dari mulut ke mulut kepada setiap orang yang membutuhkan jasa tukang urut.
Sehingga di tahun 2018, Bursah Zarnubi memanggil Muhammad Yusuf untuk minta diurut. Hingga sekarang, Yusuf tetap melayani medis terapi kepada Bursah Zarnubi.
Tidak hanya Bupati Lahat Bursah Zarnubi menjadi pasiennya, Yusuf mengatakan, termasuk para pejabat seperti kepala dinas, anggota DPRD, dan pengusaha sering minta diurut.
Dalam menjalankan pekerjaan sebagai tukang urut, Yusuf memiliki prinsip sifat menolong, untuk biasa ia tidak mematok, “sesuai keridhoan ngasih”. Ucapnya.
Yusuf mengungkapkan, Bursah Zarnubi telah membantu mengangkat derajat hidupnya. Tadinya bekerja sehari hari sebagai buruh harian lepas, sekarang dipercaya menjadi staf medis terapi Bupati.
“Bapak Bupati mengangkat derajat hidup saya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

