Ngisi Bareng (Ngibar) Sensus Ekonomi 2026 Bersama BGN Lahat: Sinergi Untuk Data Berkualitas
Tim BPS Lahat bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Lahat.-Foto: dok BPS Lahat-
Lahat, lahatpos.co - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lahat terus memperluas kolaborasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) melalui kegiatan Ngisi Bareng (Ngibar) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Lahat yang diikuti oleh para Kepala SPPG se-Kabupaten Lahat. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kualitas data melalui pendampingan langsung kepada responden.
Kegiatan Ngibar ini dilaksanakan pada Senin (18/5) di dua lokasi, yaitu SPPG Manggul dan SPPG Bandar Jaya 3, dengan melibatkan dua tim petugas sensus dari BPS Kabupaten Lahat.
Melalui kegiatan ini, para peserta melakukan pengisian kuesioner Sensus Ekonomi 2026 secara langsung dengan pendampingan petugas BPS. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan setiap isian data sesuai dengan konsep dan definisi yang berlaku, sehingga menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Sensus Ekonomi 2026 BPS Kabupaten Lahat, Etika Suryandari, S.Si., M.T., menyampaikan pentingnya kegiatan Ngibar dalam menjaga kualitas data yang dihasilkan.
BACA JUGA:Anggota DPR RI Sri Meliyana Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Kepala BPS Lahat Sampaikan ini
“Ngisi Bareng atau Ngibar ini merupakan bentuk asistensi langsung kepada responden agar pengisian kuesioner Sensus Ekonomi 2026 dapat dilakukan dengan benar, lengkap, dan sesuai kondisi di lapangan. Kegiatan ini sangat penting untuk menjaga kualitas data yang akan menjadi dasar perencanaan pembangunan,” jelas Etika.
Ia juga menambahkan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki manfaat yang sangat strategis bagi pembangunan. “Melalui Sensus Ekonomi, kita dapat mengetahui jumlah dan karakteristik seluruh usaha, baik UMKM maupun usaha menengah dan besar. Data ini akan memudahkan pemerintah dalam melakukan tracking, menyusun kebijakan yang relevan dan tepat sasaran, serta menjadi bahan evaluasi kebijakan melalui hasil data yang disajikan,” tambahnya.
Selain itu, Etika juga mengingatkan bahwa cakupan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya terbatas pada pelaku usaha, tetapi mencakup seluruh lapisan masyarakat. “Pendataan akan dilakukan secara door to door mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026, baik di rumah tempat tinggal maupun tempat usaha. Oleh karena itu, kami berharap teman-teman SPPG dapat membantu menyosialisasikan kegiatan ini kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Kegiatan Ngibar ini mendapat respon positif dari para peserta. Salah satu peserta, Kepala SPPG Bandar Jaya 2 Lahat, Muhammad Dafa Alfarosya, menyampaikan apresiasinya terhadap upaya BPS dalam menjaga kualitas data.
BACA JUGA:BPS Lahat Tegaskan Pentingnya Data Dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Ngibar ini karena membantu kami dalam memahami dan mengisi data dengan benar. Pendampingan langsung seperti ini sangat penting untuk memastikan data yang dihasilkan benar-benar akurat,” ungkapnya.
Di lokasi yang berbeda, Kepala SPPG Bandar Jaya 1, Reza Rizki, juga menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


