Wabup Dorong Pengentasan Kemiskinan, Tegaskan Optimalisasi DTSEN
Wabup Dorong Pengentasan Kemiskinan, Tegaskan Optimalisasi DTSEN-Reri Alfian -Reri Alfian
Lahat Pos, Lahat - Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih SH MH dorong camat, kelurahan dan kepala desa dalam penggunaan data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) program pengentasan kemiskinan dan bantuan sosial di Kabupaten Lahat tahun 2026.
Widia Ningsih mengatakan, upaya pemerintah daerah dalam hal mengentaskan kemiskinan banyak hal yang dilakukan, diantaranya melakukan Optimalisasi penggunaan data tunggal Sosial Ekonomi pada pengentasan kemiskinan dan bantuan sosial tahun 2026, hal ini dilakukan supaya data kemiskinan di Kabupaten Lahat benar-benar terdata dengan baik.
“Optimalisasi DTSEN ini tujuannya untuk merapikan data, untuk data itu supaya sistematis tidak tumpang tindih dan tepat sasaran," ujarnya.
Diketahui, menurut data BPS, Kabupaten lahat jadi kabupaten termiskin nomor dua tahun 2025-2024 sebesar 14,14% nomor 2 paling tinggi setelah musi rawas utara. "Jadi sebetulnya tidak selaras penghasilannya besar, tapi tingkat kemiskinannya juga besar seharusnya duitnya besar tapi makmur masyarakat, tidak selaras dengan data tersebut," jelas Widia.
BACA JUGA:Irit Bahan Bakar, Ini Rekomendasi MobiL terbaru 2026
Menurutnya, komitmennya sebagai pemerintah daerah sinergi dengan BPS berharap di akhir masa jabatan Kabupaten Lahat, kabupaten yang paling sejahtera bukan paling miskin lagi nomor 2 setidaknya dari 14,14% jadi satu digit.
Selain itu, Wabup juga menjelaskan terkait bantuan UPEK kepada masyarakat yang kurang mampu, dan mengapresiasi upaya dinas sosial yang telah melakukan data tunggal, sehingga data kemiskinan di kabupaten Lahat dapat terdata dengan baik sesuai data tunggal, kedepan kemiskinan di Kabupaten Lahat dapat menurun serta masyarakat dapat berwirausaha dengan bantuan UPEK tersebut.
"Kami juga ada program Beladas, beasiswa bagi masyarakat Miskin yang berprestasi, program prioritas ini kami prioritaskan bagi warga Lahat yang ingin kepeguruan tinggi dan berprestasi tetapi tidak mampu, kami akan kuliahkan sampai selesai mulai dari pembiayaan kuliah, tempat tinggal serta biaya makan sehari-hari," jelas Widia.
“Oleh karena itu, kami minta kepada masyarakat, kepala desa sekalian untuk mendukung program kami Lima tahun kedepan sesuai tagline kami yakni menata kota membangun desa,” ujar Wabup.***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

